Deschamps Dukung Mourinho Melatih PSG

Wednesday, November 15th at 12:12 AM

agenjudionline.pro – Dalam beberapa hari terakhir media-media di eropa memberitakan jika pelatih Jose Mourinho akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim nanti dan klub berikutnya yang mungkin menjadi pelabuhan baru adalah Paris Saint Germain. Mendengar rumor tersebut arsitek timnas Prancis, Didier Deschamps merasa sangat setuju karena ia diyakini bisa membawa tim kota Paris ini menjadi juara di Liga Champions. Mourinho pada beberapa waktu lalu memang sudah pernah menegaskan jika ia tidak mungkin menghabiskan karirnya dalam jangka panjang bersama Manchester United dan ia juga tidak lupa memberikan pujian terhadap Paris Saint Germain karena tim ini memiliki potensi bagus untuk menjadi klub terbaik dunia. Kualitas PSG pada musim ini sama sekali tidak boleh dipandang sebelah mata kehadiran beberapa nama baru di musim panas lalu telah membuat mereka menjadi lebih tangguh khususnya pada sektor serangan.

Deschamps dalam komentarnya menyebutkan bahwa Mourinho bergabung bersama PSG akan menjadi sebuah kolaborasi luar biasa dan pasti akan banyak trofi juara yang bisa didapatkan namun untuk saat ini ia masih terlihat bahagia bersama Manchester United. Semua orang sudah mengetahui jika Mou tidak bisa bertahan di satu klub dalam waktu yang lama dan sebelumnya ia sudah berpetualang ke Spanyol, Inggris, Italia dan Portugal bisa jadi tujuan berikutnya adalah Prancis meskipun kompetisi Ligue 1 tidak terlalu ketat seperti liga lainnya namun anda tidak boleh meragukan potensi dari PSG yang ingin menjadi terbaik di dunia.

Saat ini PSG memang sedang dilatih oleh Unai Emery namun pihak manajemen klub masih belum merasa puas dengan kinerja pria asal Spanyol tersebut dan kemungkinan ia digantikan pada akhir musim nanti cukup besar hanya ada satu syarat jika Emery ingin tetap bertahan di Paris yakni membawa klub tersebut meraih gelar juara Liga Champions. Tim ini dihuni oleh banyak pemain berkualitas dari sektor bertahan hingga serangan jadi tidak ada alasan lagi bagi sang pelatih untuk kembali gagal menjadi yang terbaik di panggung kompetisi tertinggi eropa.